Lowongan Bank BNI Surabaya

 Lowongan Kerja BNI Surabaya – Bank BNI Surabaya membutuhkan calon pegawai baru melalui Lowongan Kerja pada posisi sebagai :

  • PROGAM MAGANG BINA BNI Kantor Wilayah SURABAYA

Deskripsi Pekerjaan

  • Program pemagangan BINA BNI merupakan bagian dari pelatihan kerja yang dilaksanakan oleh BNI dalam rangka memberikan pelatihan kerja dan bimbingan kerja keapda angkatan kerja yang belum berpengalaman dengan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan ( knowlendge, skill, ability) dengan tujuan mempersiapkan peserta memasuki dunia kerja.

Kualifikasi :

  • Pria/Wanita
  • Pendidikan minimal SMA/Sederajat s/d S1
  • Rata-rata nilai raport semester 5 & 6 untuk SMA/Setara minimal 7.0
  • IPK D3 – S1 minimal 2.5
  • Usia maksimal 25 tahun pada saat seleksi
  • Tinggi badan minimal 165 cm untuk Pria dan 157 cm untuk Wanita
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani program magang
  • Sehat jasmani, rohani dan tidak buta warna (disertai dengan Surat Keterangan Dokter)
  • Tidak pernah terlibat narkoba atau pelanggaran hukum lainnya (Disertai SKCK)

Benefits:

  • Mendapatkan pelatihan, bimbingan dan pengalaman
  • Uang saku, Uang makan dan Uang penunjang lainnya
  • Hari istirahat
  • Sertifikat
  • Tabungan prestasi
  • Jaminan kesehatan & kecelakaan kerja

Situs Referensi

  1. www.bni.co.id

Tata Cara Pendaftaran

Apabila Anda tertarik dan merasa sanggup memenuhi kualifikasi di atas, silakan melakukan pendaftaran dengan mengakses tautan berikut ini :

Ketentuan Umum :

  • Hanya kandidat yang memenuhi syarat yang akan dipanggil untuk mengikuti seleksi berikutnya.
  • Pendaftaran ditunggu paling lambat 27 September 2020 pukul 24:00.
  • Sumber Informasi

Info Lowongan Kerja  BNI Surabaya dikabarkan secara online oleh Pusat Info CPNS

 

Sekilas Bank BNI

 

Lowongan Kerja BNIPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk – BNI adalah sebuah institusi bank milik pemerintah, dalam hal ini adalah perusahaan BUMN, di Indonesia. BNI berdiri sejak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara Indonesia, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional.

Menyusul penunjukan De Javsche Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai Bank Sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peranan Bank Negara Indonesia sebagai bank sirkulasi atau bank sentral. Bank Negara Indonesia lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan, dan kemudian diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa, dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri.

Sehubungan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status Bank Negara Indonesia diubah menjadi bank komersial milik pemerintah. Perubahan ini melandasi pelayanan yang lebih baik dan tuas bagi sektor usaha nasional.

Sejalan dengan keputusan penggunaan tahun pendirian sebagai bagian dari identitas perusahaan, nama Bank Negara Indonesia 1946 resmi digunakan mulai akhir tahun 1968. Perubahan ini menjadikan Bank Negara Indonesia lebih dikenal sebagai ‘BNI 46’. Penggunaan nama panggilan yang lebih mudah diingat – ‘Bank BNI’ – ditetapkan bersamaan dengan perubahaan identitas perusahaan tahun 1988.

Tahun 1992, status hukum dan nama BNI berubah menjadi PT Bank Negara Indonesia (Persero), sementara keputusan untuk menjadi perusahaan publik diwujudkan melalui penawaran saham perdana di pasar modal pada tahun 1996.

Kemampuan BNI untuk beradaptasi terhadap perubahan dan kemajuan lingkungan, sosial-budaya serta teknologi dicerminkan melalui penyempurnaan identitas perusahaan yang berkelanjutan dari masa ke masa. Hal ini juga menegaskan dedikasi dan komitmen BNI terhadap perbaikan kualitas kinerja secara terus-menerus.

Pada tahun 2004, identitas perusahaan yang diperbaharui mulai digunakan untuk menggambarkan prospek masa depan yang lebih baik, setelah keberhasilan mengarungi masa-masa yang sulit. Sebutan ‘Bank BNI’ dipersingkat menjadi ‘BNI’, sedangkan tahun pendirian – ’46’ – digunakan dalam logo perusahaan untuk meneguhkan kebanggaan sebagai bank nasional pertama yang lahir pada era Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada akhir tahun 2012, Pemerintah Republik Indonesia memegang 60% saham BNI, sementara sisanya 40% dimiliki oleh pemegang saham publik baik individu maupun institusi, domestik dan asing.

Saat ini, BNI adalah bank terbesar ke-4 di Indonesia berdasarkan total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga. BNI menawarkan layanan jasa keuangan terpadu kepada nasabah, didukung oleh perusahaan anak: Bank BNI Syariah, BNI Multi Finance, BNI Securities dan BNI Life Insurance.

Pada akhir tahun 2012, BNI memiliki total asset sebesar Rp333,3 triliun dan mempekerjakan lebih dari 24.861 karyawan. Untuk melayani nasabahnya, BNI mengoperasikan jaringan layanan yang luas mencakup 1.585 outlet domestik dan 5 cabang luar negeri di New York, London, Tokyo, Hong Kong dan Singapura, 8.227 unit ATM milik sendiri, 42.000 EDC serta fasilitas Internet banking dan SMS banking. BNI selalu berusaha untuk menjadi bank pilihan yang menyediakan layanan prima dan solusi bernilai tambah kepada seluruh nasabah.

Berangkat dari semangat perjuangan yang berakar pada sejarahnya, BNI bertekad untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi negeri, serta senantiasa menjadi kebanggaan negara.

Kontak BNI

http://www.bni.co.id/hubungikami.aspx