Lowongan Komnas Perempuan

Lowongan Kerja Komnas PerempuanKomnas Perempuan sedang membuka Lowongan Pekerjaan bagi kandidat untuk posisi :

  1. STAFF KURIR – Bidang Umum Komnas Perempuan (Kode lamaran: 008-SKBU-2020)
  2. ASISTEN KOORDINATOR – Gugus Kerja Perempuan dalam Kebhinnekaan (GK PK) (Kode lamaran: 006-AKGKPK-2020)

Deskripsi Pekerjaan

Staf Kurir- Bidang Umum – Kode Lamaran 008-SKBU-2020

Kualifikasi :

  • Berpendidikan minimal SMA/Sederajat.
  • Memiliki pengalaman dalam bidang yang relevan minimal 1 tahun.
  • Mengetahui dan mengenal baik area Jabodetabek.
  • Mempunyai SIM Cyang masih berlaku.
  • Usia maksimum35 tahun.
  • Teliti, jujur, bertanggungjawab, disiplin, motivasi tinggi dan dapat bekerjasama dalam team.
  • Mampu mengoperasikan komputer minimal program Microsoft Wordsdan
  • Dapat berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia dengan baik.

Asisten Koordinator – Gugus Kerja Perempuan dalam Kebhinnekaan (GK PK) – Kode Lamaran 006-AKGKPK-2020

Kualifikasi :

  • Memiliki latar belakang pendidikan minimal Sarjana (S1) Bidang Hukum atau Ilmu-ilmu Sosial
  • Memiliki pemahaman yang baik atas isu-isu pelanggaran hak asasi perempuan dan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, serta memiliki perspektif dan pengetahuan dasar tentang HAM berkeadilan gender
  • Memiliki pengalaman bekerja di isu-isukebebasan beragama dan berkeyakinan, perlindungan kelompok minoritas, dan isu fundamentalisme (advokasi kelompok minoritas/rentan), minimal 4 tahun
  • Memahami kerja-kerjadengan jaringan masyarakat sipil dan lembaga pemerintah
  • Memiliki kemampuan menulis, membuat laporan (baik laporan substantif maupun laporan administrasi keuangan), dan membuat kerangka acuan kegiatan
  • Memiliki kemampuan manajerial yang baik dan mengelola permasalahan di lingkup kerjanya
  • Sanggup bekerja dalam situasi yang kompleks dan dalam tekanan tenggat waktu, mampu melaksanakan banyak tugas dalam waktu bersamaan, dapat bekerja sama dengan baik dalam tim/kelompok, terorganisir serta bersedia melakukan perjalanan dinas ke lapangan/di luar kantor
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik, artikulatif, teliti dan rapi, mampu menjaga kerahasiaan, jujur dan bertanggung jawab
  • Memiliki keahlian dalam mengoperasikan program komputer untuk aplikasi Microsoft Office dan aplikasi lain yang mendukung kerja-kerjaGK PK
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia baku dengan baik dan kemampuan dalam bahasa Inggris
  • Memahami dan menjalani nilai-nilai yang dianut oleh Komnas Perempuan yaitu anti kekerasan, anti diskriminasi, keberagaman, kesetaraan, dan penghargaan atas kemanusiaan

Persyaratan administrasi :

  • Mengirimkan surat lamaran dan daftar riwayat hidup
  • Melampirkan salinan atau foto copy dokumen pendukung, termasuk foto diri dengan mencantumkan kode lamaran di sudut kiri surat lamaran.

Situs Referensi

  1. www.komnasperempuan.go.id

Tata Cara Pengiriman Lamaran

Apabila Anda tertarik dan merasa sanggup memenuhi persyaratan, maka dapat mengirimkan Lamaran dialamatkan ke:

[email protected]

Ketentuan Lain :

  • Para Pelamar diharapkan : Mengirimkan surat lamaran dan CV lengkap dan Melampirkan salinan atau foto copy dokumen pendukung, termasuk foto diri dengan mencantumkan kode lamaran di sudut kiri surat lamaran.
  • Lamaran maksimal diterima pada tanggal 5 September 2020
  • Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi yang akan dipanggil untuk proses selanjutnya.
  • Sumber Informasi

Info Lowongan Kerja Komnas Perempuan dikabarkan secara online oleh Pusat Info CPNS

Tentang Komnas Perempuan

Komnas PerempuanKomisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan adalah lembaga negara independen di Indonesia yang dibentuk sebagai mekanisme nasional untuk menghapuskan Kekerasan terhadap Perempuan. Komnas Perempuan didirikan tanggal 15 Oktober 1998 berdasarkan Keputusan Presiden No. 181/1998 yang diperbarui oleh Perpres no 65 dan 66 tahun 2005. Komnas Perempuan merupakan 1 dari 3 lembaga HAM Nasional. 2 Lembaga HAM Nasional lainnya adalah Komnas HAM dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Komnas Perempuan lahir dari tuntutan masyarakat sipil, terutama kaum perempuan kepada pemerintah untuk mewujudkan tanggung jawab negara dalam menangapi dan menangani persoalan kekerasan terhadap perempuan. Tuntutan tersebut berakar dari tragedi kekerasan seksual yang dialami terutama perempuan etnis Tionghoa dalam kerusuhan Mei 1998 di berbagai kota besar di Indonesia.

Untuk pengeluaran rutin, Komnas Perempuan memperoleh dukunganan dari Anggaran Pengeluaran dan Belanja Negara (APBN) dan hibah dari lembaga donor. Komnas Perempuan melakukan pertanggungjawaban publik tentang program kerja maupun pendanaanya. Hal ini dilakukan melalui laporan tertulis yang bisa diakses oleh publik maupun melalui acara “Pertanggungjawaban Publik” di mana masyarakat umum dan konstituen Komnas Perempuan dari lingkungan pemerintah dan masyarakat dapat bertatap muka dan berdialog langsung.

Susunan organisasi Komnas Perempuan terdiri dari komisi Paripurna dan Badan Pekerja. Anggota komisi Paripurna berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, profesi, agama dan suku yang memiliki integritas, kemampuan, pengetahuan, wawasan kemanusiaan dan kebangsaan serta tanggungjawab yang tinggi untuk mengupayakan tercapainya tujuan Komnas Perempuan.

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) adalah salah satu lembaga nasional Hak Asasi Manusia (NHRI, National Human Rights Institution), yang berfokus pada penegakan hak asasi manusia perempuan Indonesia. Komnas Perempuan adalah lembaga negara yang independen yang dibentuk melalui Keputusan Presiden No. 181 Tahun 1998, pada tanggal 15 Oktober 1998, yang diperkuat dengan Peraturan Presiden No. 65 Tahun 2005.

Komnas Perempuan lahir dari tuntutan masyarakat sipil, terutama kaum perempuan, kepada pemerintah untuk mewujudkan tanggung jawab negara dalam menanggapi dan menangani persoalan kekerasan terhadap perempuan. Tuntutan tersebut berakar pada tragedi kekerasan seksual yang terutama dialami oleh perempuan etnis Tionghoa dalam kerusuhan Mei 1998 di berbagai kota besar di Indonesia.

Berdasarkan laporan Tim Gabungan Pencari Fakta Kerusuhan 13-15 Mei 1998 (TGPF Peristiwa Kerusuhan Mei 1998, fakta menunjukkan setidaknya ada 85 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan, mayoritas dari etnis Tionghoa; 52 perkosaan gang rape, 14 perkosaan dengan penganiayaan, 10 penganiayaan serta 9 pelecehan seksual.

Yang dimaksud dengan kekerasan seksual berdasarkan Deklarasi PBB tentang penghapusan kekerasan terhadap perempuan adalah setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang mengakibatkan kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.

Kontak Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)
Jl. Latuharhari 4B. Jakarta. Indonesia. 10310
Telp +62-21-3903963 Fax +62-21-3903922
e-mail: [email protected], [email protected]
https://www.facebook.com/groups
twitter: @KomnasPerempuan