Lowongan Kerja OJK – Otoritas Jasa Keuangan

Lowongan Kerja OJKOtoritas Jasa Keuangan – OJK sebagai lembaga yang memiliki otoritas untuk mengawasi industri jasa keuangan meliputi perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank, mengundang para profesional yang berintegritas, kompeten, berkomitmen, dan ingin mengembangkan karir untuk bergabung melalui:

  • Program Penelurusan bakat (Talent scouting) OJK

Deskripsi Pekerjaan

  • Calon Staf (PCS) OJK Jalur Talent Scouting

Persyaratan Umum:

  • Warga Negara Indonesia
  • Sehat secara jasmani dan rohani
  • Tidak pernah dan/atau tidak sedang dalam proses pengadilan atau terlibat dalam proses hukum
  • Tidak mempunyai saudara kandung dan/atau suami/istri yang bekerja sebagai Calon Pegawai, atau Tenaga Kerja PKWT di Otoritas Jasa Keuangan
  • Bersedia mengundurkan diri dan melepaskan ikatan dinas di instansi/lembaga/perusahaan sebelumnya, dalam hal diterima menjadi Calon
  • Pegawai Otoritas Jasa Keungan.
  • Bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas dengan Otoritas Jasa Keuangan.
  • Bersedia tidak hamil selama masa pendidikan (khusus wanita)
  • Bersedia mematuhi setiap peraturan dan/atau tata tertib yang berlaku di Otoritas Jasa Keuangan
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kantor Otoritas Jasa Keuangan

Persyaratan Khusus:

  • Pria dan Wanita
  • Pendidikan S1/S2 jurusan Akutansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi, Hukum, Teknologi Informasi, Sistem Infomasi, Teknik dan Pertanian
  • Usia maksimal 25 tahun (S1) dan 27 tahun (S2)
  • IPK minimal 3,00
  • Memperoleh rekomendasi dari pihak Perguruan Tinggi
  • Memiliki pengalaman berorganisasi di Perguruan Tinggi dan/atau sosial kemasyarakatan yang positif/mendukung pengembangan diri.
  • Mampu berbahasa inggris yang dibuktikan dengan sertifikat Bahasa Inggris berskala internasional yang masih berlaku, yaitu IRLTS minimal 6 atau TOEFL iBT minimal 61
  • Diutamakan memiliki prestasi akademis/non akademis tingkat regional/nasional/internasional

Tahap Seleksi:

  • Seleksi Administrasi: Desember 2020
  • Tes Psikometri, Tes Ke-OJK-an dan Tes Bahasa Inggris: Januari 2021
  • Tes Kesehatan: Januari 2021
  • Wawancara User: Februari sampai dengan Maret 2021

Situs Referensi

  1. www.ojk.go.id

Tata Cara Pendaftaran

Apabila Anda tertarik dan sanggup memenuhi persyaratan, silahkan kirimkan dokumen lengkap ke :

  • Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) : Apply
  • Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) : Apply
  • Lulusan Universitas Andalas : Apply
  • Lulusan Universitas Syiah Kuala : Apply
  • Lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta : Apply
  • Lulusan Universitas Telkom : Apply
  • Lulusan Universitas Sumatera Utara (USU) : Apply
  • Lulusan Universitas Jember : Apply
  • Lulusan Universitas Muhammadiyah Malang : Apply
  • Lulusan Universitas Jambi : Apply
  • Lulusan Universitas Tadulako Palu : Apply
  • Lulusan Universitas Hasanuddin Sulawesi Selatan : Apply

Ketentuan Umum :

  • Hanya pelamar dengan kualifikasi terbaik (shortlisted candidates) yang akan dihubungi untuk diikutsertakan dalam proses seleksi selanjutnya.
  • Rekrutmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak dipungut biaya apa pun.
  • Tidak ada jalur lain yang digunakan dalam proses pengiriman lamaran.
  • Keputusan seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Info Lowongan Kerja OJK dikabarkan secara online oleh Pusat Info CPNS

 

Sekilas Tentang OJK

Lowongan Kerja OJKOtoritas Jasa Keuangan adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU nomor 21 tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. Otoritas Jasa Keuangan, yang selanjutnya disingkat OJK, adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK.

Tujuan

OJK dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan:

  1. Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel
  2. Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil
  3. Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Tugas dan wewenang

Ojk melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap:

  1. Kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan;
  2. Kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal; dan
  3. Kegiatan jasa keuangan di sektor perasu, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Untuk melaksanakan tugas pengaturan, ojk mempunyai wewenang:

  1. Menetapkan peraturan pelaksanaan undang-undang ini;
  2. Menetapkan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan;
  3. Menetapkan peraturan dan keputusan ojk;
  4. Menetapkan peraturan mengenai pengawasan di sektor jasa keuangan;
  5. Menetapkan kebijakan mengenai pelaksanaan tugas ojk;
  6. Menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan perintah tertulis terhadap lembaga jasa keuangan dan pihak tertentu;
  7. Menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan pengelola statuter pada lembaga jasa keuangan;
  8. Menetapkan struktur organisasi dan infrastruktur, serta mengelola, memelihara, dan menatausahakan kekayaan dan kewajiban; dan
  9. Menetapkan peraturan mengenai tata cara pengenaan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.

Untuk melaksanakan tugas pengawasan, ojk mempunyai wewenang:

  1. Menetapkan kebijakan operasional pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan;
  2. Mengawasi pelaksanaan tugas pengawasan yang dilaksanakan oleh kepala eksekutif;
  3. Melakukan pengawasan, pemeriksaan, penyidikan, perlindungan konsumen, dan tindakan lain terhadap lembaga jasa keuangan, pelaku, dan/atau penunjang kegiatan jasa keuangan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan;
  4. Memberikan perintah tertulis kepada lembaga jasa keuangan dan/atau pihak tertentu;
  5. Melakukan penunjukan pengelola statuter;
  6. Menetapkan penggunaan pengelola statuter;
  7. Menetapkan sanksi administratif terhadap pihak yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan; dan
  8. Memberikan dan/atau mencabut:
  9. Izin usaha;
  10. Izin orang perseorangan;
  11. Efektifnya pernyataan pendaftaran;
  12. Surat tanda terdaftar;
  13. Persetujuan melakukan kegiatan usaha;
  14. Pengesahan;
  15. Persetujuan atau penetapan pembubaran; dan
  16. Penetapan lain, sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.